Siang itu pasca dinas luar dari Bandung, saya menyempatkan diri untuk mengurus penambahan daya listrik rumah kami, kebetulan rumah kami berada dalam area pelayanan PLN Bintaro Jakarta Selatan. Pukul 2 siang, tepat ketika saya memasuki pintu ruangan kantor pelayanan. Lho kok sepi ? ternyata ada bacaan "istirahat" di depan counter pelayanan. Jam segini masih istirahat ?
Tidak sampai 15 menit acara istirahat usai, terlihat beberapa pelanggan sudah menunggu tanpa sistem antrian, karena mesin antrian rusak, jadi kami harus saling mengingat urutan kedatangan supaya tidak terjadi perselisihan.
Petugas counter sudah siap melayani pelanggan. Ada tiga orang mbak2 dengan penampilan dan wajah di atas rata - rata, tetapi ada satu hal yang aneh, ketiganya tidak pernah tersenyum dan cenderung cemberut ketika melayani pelanggan.
ada apakah gerangan ? Ah mungkin mbak2 itu kecapekan kali dalam hati saya.
Akhirnya giliran saya ke counter pelayanan, dan memang benar mbak2 yang dicounter pelayanan itu : Tanpa tersenyum, ketus, cuek , Ampun deh !
Hari gini masih ada model pelayanan kayak gini ?
Setelah urusan selesai, saya diminta untuk memproses transaksi pembayaran ke Bank swasta yang kebetulan letaknya di sebelah kantor pelayanan PLN.
Letak bank tersebut masih dalam lingkungan kantor PLN, jadi saya tidak perlu pake kendaraan dan cukup dengan jalan kaki. Males juga sih kalau lihat model pelayanan PLN, jangan - jangan Banknya juga sama nih.
Begitu sampai di depan Bank, saya langsung disambut dengan sapaan petugas keamanan, Silahkan masuk pak, sambil dibukakan pintu. Antrian tampak rapi, petugas teller melayani pelanggan dengan ramah, murah senyum walaupun dari sisi wajah tidak sebening petugas counter PLN,prosesnyapun cepat sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama- lama.
Paradoks,apakah karena PLN satu- satunya perusahaan yang menangani listrik kemudian bisa seenaknya saja memberikan pelayanan kepada pelanggan ?
Saya yakin kejadiaan ini banyak dialami oleh pelanggan rumah sakit pemerintah, Puskesmas, pelayanan SIM, STNK, Telkom, PAM, Kereta Api, Kantor Pajak, Kantor Bea Cukai, KPPN, kantor pos dan lain - lain. Kayaknya memang perlu dibuat kompetitor agar instansi tersebut bisa lebih baik.
POM Bensin Pertamina salah satu contohnya, ketika muncul kompetitor dari shell dan petronas, pertamina mulai membenahi diri dengan "pasti pas"nya.
Sudah saatnya pemerintah berani memperbolehkan kompetitor untuk memasuki area yang selama ini dimonopoli oleh BUMN dan instansi pemerintah, supaya BUMN dan instansi pemerintah bisa lebih maju dan kompetitif
Baca Selengkapnya.....
Jumat, 10 April 2009
Selasa, 07 April 2009
Berusaha Mencintai Kekurangan
Kesempurnaan adalah idaman setiap manusia, namun kadangkala dorongan kesempurnaan jua yang mendorong manusia menuju kehancuran. Hidup diciptakan Yang Maha Kuasa dengan penuh tantangan, pengharapan dan cita - cita, rona sedih, gembira karena tidak ada manusia yang sempurna.
Banyak diantara kita yang meratapi kekurangan, tidak bersabar dengan anugerah takdir yang diberikanNya, dengan seribu tanya " Mengapa aku tidak diciptakan seperti dia?", "Mengapa aku tidak diciptakan untuk bersamanya?". "Mengapa aku diciptakan Seperti ini?", Mengapa aku tidak sekaya dia, setampan dia, secantik dia,sehebat dia, seterkenal dia ?
"sesungguhnya setiap kesulitan ada kemudahan" begitu nasehat Rabbani yang saya baca, sesungguhnya setiap kekurangan ada hikmah didalamnya dan Allah menguji kita dengan kekurangan itu, apakah kita termasuk hammba yang bisa mengolah anugerah yang diberikannya.
Kalaulah kesuksesan dinilai dari ketenaran, tengoklah Tukul Arwana,Mandra,Omas, Malih, Ucok Baba dan sederat artis tenar lainnya yang mampu mengelola "kekurangan" dalam dirinya menjadi sebuah prestasi.
Dalam setiap kekurangan terkandung hikmah dan kebahagian di dalamnya, maka cintailah kekurangan itu dengan kesabaran dan optimis untuk mencapai kebahagiaan yang kita idamkan
Baca Selengkapnya.....
Banyak diantara kita yang meratapi kekurangan, tidak bersabar dengan anugerah takdir yang diberikanNya, dengan seribu tanya " Mengapa aku tidak diciptakan seperti dia?", "Mengapa aku tidak diciptakan untuk bersamanya?". "Mengapa aku diciptakan Seperti ini?", Mengapa aku tidak sekaya dia, setampan dia, secantik dia,sehebat dia, seterkenal dia ?
"sesungguhnya setiap kesulitan ada kemudahan" begitu nasehat Rabbani yang saya baca, sesungguhnya setiap kekurangan ada hikmah didalamnya dan Allah menguji kita dengan kekurangan itu, apakah kita termasuk hammba yang bisa mengolah anugerah yang diberikannya.
Kalaulah kesuksesan dinilai dari ketenaran, tengoklah Tukul Arwana,Mandra,Omas, Malih, Ucok Baba dan sederat artis tenar lainnya yang mampu mengelola "kekurangan" dalam dirinya menjadi sebuah prestasi.
Dalam setiap kekurangan terkandung hikmah dan kebahagian di dalamnya, maka cintailah kekurangan itu dengan kesabaran dan optimis untuk mencapai kebahagiaan yang kita idamkan
Baca Selengkapnya.....
Senin, 06 April 2009
Tak Ada yang Abadi
Detik terus berjalan dan tak seorangpun anak manusia yang bisa mencegahnya. Saat ini akan segera menjadi sejarah untuk masa yang akan datang. Kenangan setiap detik bertumpuk layaknya daun yang berguguran
Kesempatan akan segera berlalu seiring dengan berlalunya waktu, kenapa semua begitu cepat berlalu mendahului kesadaran kita ? kenapa penyesalan datang diujung perjalanan ?
betapa banyak anak manusia bertumbangan menemui sang Kuasa, padahal mereka dulu adalah segagah bukit karang ?
Manusia, ya manusia tidak pernah sadar akan kematian yang mengintai, manusia tidak pernah sadar akan memutihnya rambut kepala, manusia tidak pernah sadar akan terdepresiasinya organ tubuhnya
Ya Rob bimbinglah hambaMu ini di tengah keletihan zaman, ditengah kelelahan hidup dan ingatkan ketika lalai
Baca Selengkapnya.....
Kesempatan akan segera berlalu seiring dengan berlalunya waktu, kenapa semua begitu cepat berlalu mendahului kesadaran kita ? kenapa penyesalan datang diujung perjalanan ?
betapa banyak anak manusia bertumbangan menemui sang Kuasa, padahal mereka dulu adalah segagah bukit karang ?
Manusia, ya manusia tidak pernah sadar akan kematian yang mengintai, manusia tidak pernah sadar akan memutihnya rambut kepala, manusia tidak pernah sadar akan terdepresiasinya organ tubuhnya
Ya Rob bimbinglah hambaMu ini di tengah keletihan zaman, ditengah kelelahan hidup dan ingatkan ketika lalai
Baca Selengkapnya.....
Kamis, 12 Maret 2009
Harapan Itu Masih Ada
Kenapa bangsa ini cenderung belum berubah ? saya sempat berfikir mungkin bangsa ini perlu pemimpin yang mumpuni, tetapi ternyata tidak juga, siapapun pemimpinnya jika kondisi seperti ini tetap sulit untuk berubah. Lantas sebabnya apa sih ?
Banyak para pakar mengemukakan teori bahwa lemahnya bangsa ini karena banyak hal, tetapi kalau saya perhatikan apa sih yang membedakan bangsa ini dengan Singapura misalnya yang dari segi geografis luasnya hanya se Jakarta Timur, atau dengan Jepang yang di tahun 45 diluluh lantakkan oleh Amerika, atau Malaysia negeri Jiran yang katanya memperoleh kemerdekaan "hadiah" dari Inggris.
SDM ya itulah kata kuncinyan!.SDM kita masih kalah jauh dari sisi apapun dengan mereka. Perbaikan apapun yang dilakukan sepanjang belum ada perhatian yang serius terhadap SDM akan sia - sia. Sistem sebagus apapun akan hancur jika ada ada kolusi dan biang kerok kolusi adalah SDM
Seharusnya mulai sekarang pemerintah siapapun yang nantinya akan memimpin bangsa ini harus memulai menyusun blue print yang jelas terhadap perbaikan SDM bangsa kita
" Bangkitlah negeriku harapan itu masih ada, berjuanglah bangsaku jalan itu masih terbentang! (Shoutul Harokah)
Baca Selengkapnya.....
Banyak para pakar mengemukakan teori bahwa lemahnya bangsa ini karena banyak hal, tetapi kalau saya perhatikan apa sih yang membedakan bangsa ini dengan Singapura misalnya yang dari segi geografis luasnya hanya se Jakarta Timur, atau dengan Jepang yang di tahun 45 diluluh lantakkan oleh Amerika, atau Malaysia negeri Jiran yang katanya memperoleh kemerdekaan "hadiah" dari Inggris.
SDM ya itulah kata kuncinyan!.SDM kita masih kalah jauh dari sisi apapun dengan mereka. Perbaikan apapun yang dilakukan sepanjang belum ada perhatian yang serius terhadap SDM akan sia - sia. Sistem sebagus apapun akan hancur jika ada ada kolusi dan biang kerok kolusi adalah SDM
Seharusnya mulai sekarang pemerintah siapapun yang nantinya akan memimpin bangsa ini harus memulai menyusun blue print yang jelas terhadap perbaikan SDM bangsa kita
" Bangkitlah negeriku harapan itu masih ada, berjuanglah bangsaku jalan itu masih terbentang! (Shoutul Harokah)
Baca Selengkapnya.....
Minggu, 22 Februari 2009
Kekuatan itu bernama.....
Sore itu setelah menyelesaikan tugas rutin, salah seorang staf saya menyerahkan selembar fax dari kantor pusat. " Hari Senin Kepala Badan akan melatik Saudara......... kubaca isi surat itu. Seolah memberikan jawaban kepastian tentang desas - desus akan adanya mutasi di kantor kami dan ternyata saya termasuk salah seorang diantaranya. Jabatan yang akan saya emban menurut informasi adalah jabatan yang sangat berat, oleh karena itu banyak para pejabat menolaknya.
Senin itu terbukti sudah desas - desus yang selama ini beredar, dan ternyata sayalah orangnya. Bagi saya sebenarnya tidak ada masalah karena bagaimanapun amanah adalah sesuatu yang harus di tunaikan.
Hari ini genap seminggu sudah saya memegang jabatan itu, bidang tugas yang saya emban ternya benar - benar sangat kompleks, mulai mengurusi wastafel bocor, WC mampet, Mobil, Motor , Keuangan, kepegawaian dan hantu...
kenapa hantu juga termasuk bidang tugas saya, ?
karena kemarin ada dua buah pohon besar yang mati kesambar petir dan tak seorangpun berani menebangnya ! dunia ini memang aneh....
Saat ini pulang malam sudah menjadi kebiasaan, dan efeknya ternyata saya merasa mulai kehilangan keluarga, masyartakat dan lingkungan saya. Berangkat 05.30 pulang jam 21.00
Letih lelah fisik dan batin, ternyata jabatan bukan hanya sebuah kebahagiaan tetapi juga ujian.Dalam pertemuan rutin pekanan saya coba membagi keluh kesah ini kepada para sahabat.
Ada salah seorang sahabat yang selama ini ucapan dan nasehatnya selalu mengena di hati saya. Beliau menceritakan aktifitas beliau saat ini yang banyak orang datang kepadanya bukan hanya meminta nasehat tetapi bantuan ekonomi. Beliau hanyalah seorang guru sebuah SMPIT yang dari sisi penghasilan tentunya berada di bawah saya,beliau menceritakan bahwa kalau dari sisi matematis mungkin penghasilan beliau tidak cukup jangankan untuk memberi ke orang lain, untuk sekolah anak - anaknyapun pas - pasan.
Namun ternyata Allah SWT memberikan kecukupan rizki kepadanya dan alhamdulillah anak- anaknya pun senantiasa diberikan kesehatan.
Sholat subuh berjamaah, al ma' surat di pagi hari dan membaca Alquran senantiasa memberikan kekuatan kepadanya.
Ya, aktivitas kantor selama ini memang begitu menguras perhatian dan energi saya, dan melalaikan apa yang selama ini menjadi komitmen saya.
Doakan sahabat semoga nasehatmu terpatri menjadi sebuah amal bagi ku
Baca Selengkapnya.....
Senin itu terbukti sudah desas - desus yang selama ini beredar, dan ternyata sayalah orangnya. Bagi saya sebenarnya tidak ada masalah karena bagaimanapun amanah adalah sesuatu yang harus di tunaikan.
Hari ini genap seminggu sudah saya memegang jabatan itu, bidang tugas yang saya emban ternya benar - benar sangat kompleks, mulai mengurusi wastafel bocor, WC mampet, Mobil, Motor , Keuangan, kepegawaian dan hantu...
kenapa hantu juga termasuk bidang tugas saya, ?
karena kemarin ada dua buah pohon besar yang mati kesambar petir dan tak seorangpun berani menebangnya ! dunia ini memang aneh....
Saat ini pulang malam sudah menjadi kebiasaan, dan efeknya ternyata saya merasa mulai kehilangan keluarga, masyartakat dan lingkungan saya. Berangkat 05.30 pulang jam 21.00
Letih lelah fisik dan batin, ternyata jabatan bukan hanya sebuah kebahagiaan tetapi juga ujian.Dalam pertemuan rutin pekanan saya coba membagi keluh kesah ini kepada para sahabat.
Ada salah seorang sahabat yang selama ini ucapan dan nasehatnya selalu mengena di hati saya. Beliau menceritakan aktifitas beliau saat ini yang banyak orang datang kepadanya bukan hanya meminta nasehat tetapi bantuan ekonomi. Beliau hanyalah seorang guru sebuah SMPIT yang dari sisi penghasilan tentunya berada di bawah saya,beliau menceritakan bahwa kalau dari sisi matematis mungkin penghasilan beliau tidak cukup jangankan untuk memberi ke orang lain, untuk sekolah anak - anaknyapun pas - pasan.
Namun ternyata Allah SWT memberikan kecukupan rizki kepadanya dan alhamdulillah anak- anaknya pun senantiasa diberikan kesehatan.
Sholat subuh berjamaah, al ma' surat di pagi hari dan membaca Alquran senantiasa memberikan kekuatan kepadanya.
Ya, aktivitas kantor selama ini memang begitu menguras perhatian dan energi saya, dan melalaikan apa yang selama ini menjadi komitmen saya.
Doakan sahabat semoga nasehatmu terpatri menjadi sebuah amal bagi ku
Baca Selengkapnya.....
Senin, 26 Januari 2009
Komunitas Setan
Sebuah keluarga dikumpulkan menjadi satu dalam sebuah ruangan dan blaaar! sebuah bom sengaja diledakkan dalam ruangan itu, sebuah sekolah PBB di bom hancur hingga 32 anak tak berdosa tewas. Lebih dari 1300 orang meninggal termasuk 12 dokter yang memberikan pertolongan ditembak mati !. 1500 anak mengalami luka parah dan cacat permanen. Gedung sekolah , masjid, gereja hancur. Seluruh dunia diam tak berkutik. PBB sudah tak punya nyali lagi, apalagi dunia arab !
Mayoritas dunia takluk dan tunduk pada komunitas setan, ya komunitas setan , komunitas yahudi yang berusaha mendirikan sebuah negara di tanah suci Palestina. Hanya segelintir negara yang masih berdiri dengan kepala tegak berteriak lantang . Selamatkan saudara kami !, Selamatkan Palestina selebihnya lebih nyaman bersembunyi di ketiak Amerika Termasuk Arab saudi, Jordania dan Mesir.
Miris memang, negara yang diharapkan memberikan bantuan karena sesama muslim tetapi justeru memperketat blokade dan dan enggan membuka blokade untuk jalur kemanusiaan.
Dunia Islam (bagi yang masih merasa) saat ini hanya bisa berharap pada Hamas dan beberapa organisasi perjuangan lain untuk mempertahankan tanah palestina dari penjajahan yahudi. Hamas saat ini masih tetap konsisten dalam perjuangannya , bahwa Yahudi harus hengkang dari tanah Palestina. Saya jadi teringat dengan pesan Bapak Pergerakan Islam , Hasan Albanna , beliau berkata , “Israel akan tetap berdiri dan akan tetap berdiri sampai Islam menghancurkannya sebagaimana telah dihancurkan sebelum ini”.
Baca Selengkapnya.....
Mayoritas dunia takluk dan tunduk pada komunitas setan, ya komunitas setan , komunitas yahudi yang berusaha mendirikan sebuah negara di tanah suci Palestina. Hanya segelintir negara yang masih berdiri dengan kepala tegak berteriak lantang . Selamatkan saudara kami !, Selamatkan Palestina selebihnya lebih nyaman bersembunyi di ketiak Amerika Termasuk Arab saudi, Jordania dan Mesir.
Miris memang, negara yang diharapkan memberikan bantuan karena sesama muslim tetapi justeru memperketat blokade dan dan enggan membuka blokade untuk jalur kemanusiaan.
Dunia Islam (bagi yang masih merasa) saat ini hanya bisa berharap pada Hamas dan beberapa organisasi perjuangan lain untuk mempertahankan tanah palestina dari penjajahan yahudi. Hamas saat ini masih tetap konsisten dalam perjuangannya , bahwa Yahudi harus hengkang dari tanah Palestina. Saya jadi teringat dengan pesan Bapak Pergerakan Islam , Hasan Albanna , beliau berkata , “Israel akan tetap berdiri dan akan tetap berdiri sampai Islam menghancurkannya sebagaimana telah dihancurkan sebelum ini”.
Baca Selengkapnya.....
Rabu, 12 November 2008
TAHAJUD SEKALI SAJA
" Ya Allah di malam yang hening ini, di kala kebanyakan makhluk ciptaan-MU terlelap, Hamba-MU yang tidak pantas memohon ini, berasa sangat malu sekali menegadahkan tangan memohon kepada-MU, Ya Rob bukan hamba-MU tidak bersyukur kepada-MU, bukan HambaMU selama ini tidak senantiasa berterima kasih kepada-MU, tetapi Ya Robbi hamba-MU saat ini senantiasa memikirkan ibu Mertua yang sudah sendirian dalam keadaan renta. Kami sekeluarga ingin merawatnya ya Allah, karena ketika ayah mertua wafat, hamba-MU tidak sempat mengantarnya ke peristirahatan yang terakhir. Kami ingin mendampinginya di usianya yang sudah senja. Ya Allah keberadaan jarak yang begitu membentang menjadikan hambatan bagi kami. Makassar dan Jakarta. Jika Engkau berkenan dan atas ijin-MU saya memohon agar bisa pindah tugas ke Jakarta."
Tahajud hanya sekali dan sekali itu saja....
Jumat pasca kegiatan mengajar semingga setelah itu, kepala kantor memberitahukan sebuah kabar bahwa saya di minta untuk menghandiri pelantikan pejabat di Jakarta. Perasaan gembira karena doa terkabul dan sedih karena harus meninggalkan Makassar tercinta beraduk dan bercampur menjadi satu layaknya karedok kesukaan saya.
Saya termenung dan terharu karena begitu cepatnya Allah SWT mengabulkan doa saya hanya dengan tahajud satu kali saja, padahal aib Hamba ini kalau di buka Oleh Allah melebihi Novel tetralogi Laskar Pelangi.
"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.” (QS Al-Isra’ 17:79-80)
Baca Selengkapnya.....
Tahajud hanya sekali dan sekali itu saja....
Jumat pasca kegiatan mengajar semingga setelah itu, kepala kantor memberitahukan sebuah kabar bahwa saya di minta untuk menghandiri pelantikan pejabat di Jakarta. Perasaan gembira karena doa terkabul dan sedih karena harus meninggalkan Makassar tercinta beraduk dan bercampur menjadi satu layaknya karedok kesukaan saya.
Saya termenung dan terharu karena begitu cepatnya Allah SWT mengabulkan doa saya hanya dengan tahajud satu kali saja, padahal aib Hamba ini kalau di buka Oleh Allah melebihi Novel tetralogi Laskar Pelangi.
"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.” (QS Al-Isra’ 17:79-80)
Baca Selengkapnya.....
Langganan:
Postingan (Atom)